Hanim Aghnini*
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Indonesia
Moh. Adenan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Indonesia
Umi Cholifah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.19184/ijabah.v3i1.1372
ABSTRACT
The State Budget mechanism manages tobacco excise, which is state revenue, and has an important and strategic role in financing government programs and performance as well as development throughout the territory of the Republic of Indonesia in a planned, orderly, safe, fair, and sustainable manner. The government raises excise almost every year as part of their fiscal policy. The increase in excise rates has an impact on the economy, especially state revenue and tobacco production. This study will look at how the policy of increasing excise rates has an impact on state revenues and cigarette consumers because of its huge impact. A descriptive qualitative research method was used to explain the causal relationship between the increase in excise rates on state revenue and Muslim cigarette consumers in Jember district. The results of the study show that the policy of increasing excise rates for tobacco products implemented by the government increases excise revenue every year, despite the challenges faced by the government. However, the policy has a negative impact on the production of tobacco products due to the implementation of the policy. Therefore, the implementation of the excise rate increase policy will be contrary to the purpose of imposing excise rates, namely reducing the number of goods subject to excise and the amount received by the state.
Keywords: Excise Rates, Consumer Behavior, Muslim
ABSTRAK
Mekanisme Anggaran Negara mengelola cukai tembakau, yang merupakan pendapatan negara, dan memiliki peran penting dan strategis dalam membiayai program dan kinerja pemerintah serta pembangunan di seluruh wilayah Republik Indonesia secara terencana, teratur, aman, adil, dan berkelanjutan. Pemerintah menaikkan cukai hampir setiap tahun sebagai bagian dari kebijakan fiskal mereka. Kenaikan tarif cukai berdampak pada perekonomian, terutama pendapatan negara dan produksi tembakau. Studi ini akan menganalisis bagaimana kebijakan kenaikan tarif cukai berdampak pada pendapatan negara dan konsumen rokok karena dampaknya yang besar. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menjelaskan hubungan kausal antara kenaikan tarif cukai terhadap pendapatan negara dan konsumen rokok Muslim di Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kenaikan tarif cukai produk tembakau yang diterapkan oleh pemerintah meningkatkan pendapatan cukai setiap tahun, meskipun pemerintah menghadapi berbagai tantangan. Namun, kebijakan tersebut berdampak negatif terhadap produksi produk tembakau akibat implementasi kebijakan tersebut. Oleh karena itu, implementasi kebijakan kenaikan tarif cukai akan bertentangan dengan tujuan penerapan tarif cukai, yaitu mengurangi jumlah barang yang dikenakan cukai dan jumlah yang diterima oleh negara.
Kata Kunci: Kenaikan Tarif Cukai, Perilaku Konsumen, Perspektif Islam
REFERENCES
Aba, O., & Abdullah, D. (2013). Studi Komparatif Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Bahtsul Masail Nahdatul Ulama tentang Istinbath Hukum Merokok. Skripsi Sarjana,Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Adisty, N. (2022). Angka Konsumsi Rokok di Indonesia Masih Menjadi Sorotan. https://goodstats.id/article/angka-konsumsi-rokok-di-indonesia-masih-menjadi-sorotan-jemUs
Aliyuddin, M. (2013). Pengaturan Bea Cukai Indonesia (Tinjauan UU Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai dan Hukum Islam). Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Amin Al Hasan, F., Qowiyul Iman, R., & Studi Kajian Timur Tengah dan Islam -Ekonomi dan Keuangan Syariah, P. (2017). Instrument Pajak Dalam Kebijakan Fiskal Perspektif Ekonomi Islam (Tinjauan Kritis Terhadap Penerimaan Perpajakan dalam RAPBN 2017). UIN Sunan Gunung Djati, 11(2).
Annur, M. C. (2021). Berapa Jumlah Konsumsi Rokok Masyarkat Indonesia per Tahun? https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/12/15/berapa-jumlah-konsumsi-rokok-masyarakat-indonesia-per-tahun
Anwar, I. (2015). View of PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN. Ilmu Dan Riset Manajemen, 4(12).
Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). PT. Rineka Cipta.
Aristananda. (2017). Analisis Kebijakan Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau (PMK Nomor 147/PMK.010/2016) Terhadap Sektor Perekonomian di Indonesia. Tugas Akhir, Universitas Diponegoro.
Dian Erika Nugrahenny, & Dani Prabowo. (2022). Menkeu Sebut Konsumsi Rokok di Indonesia Lebih Tinggi dari Protei Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Menkeu Sebut Konsumsi Rokok di Indonesia Lebih Tinggi dari Protein” https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
Dwipa, G., Narasara, R., & Widyawati, D. (2023). Pengaruh Pengawasan, Tarif Cukai, dan Batasan Minimum Harga Jual Eceran terhadap Tangkapan Rokok Ilegal. Bina Ekonomi, 27(2), 124.
Fachrizal, I., Kesehatan Masyarakat, F., & Kesehatan Helvetia Medan, I. (2018). Hubungan Persepsi Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan Perilaku Merokok Pegawai di Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi. Jumantik, 4(1).
Fatmariyah, F., Rahmawaty, L., Syarif, M., & Islam Negeri Sunan Ampel, U. (2022). Mengulik Fenomena Rokok Ilegal dalam Perspektif Biaya Produksi Konvensional dan Islam. Competence : Journal of Management Studies, 16(2).
Gunarsih Magdalena, C. (2021). Pengaruh Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Tokok Pelita Jaya Buyungon Amurang. Productivity, 2(1).
Mirzaqon. T, A., & Budi Purwoko. (2017). Studi Kepustakaan Mengenal Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. BK Unesa, 8(1).
Moeloeng, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosadakarya.
Mudrikah, S. (2021). Relevansi Kebijakan Fiskal Umar bin Khttab dengan Konteks di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(03), 1518–1523. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i3.2691
Ramdhan. (2021). Metode Penelitian (R. M, Ed.). Cipta Media Nusantara.
Sadri, F. (2012). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Hukum Merokok. Skripsi Sarjana,Univesitas Islam Negeri Sultan Syarih Kasim Riau.
Saraila, R. M. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Rokok Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar). Skripsi Sarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin.
Sukmono, R., Salam, R., Keuangan, P., & Stan, N. (2019). Pengaruh Faktor Demografi terhadap Status Merokok Remaja sebagai Dampak Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Jurnal Perspektif Bea Dan Cukai, 3(2), 51.
Triono, D. (2017). Analisis Dampak Tarif Cukai Hasil Tembakau Terhadap Penerimaan Negara dan Produksi Tembakau Domestik. Pajak Indonesia. http://komunitaskretek.or.id/opini/2015/07/1626-
Undang-Undang Negara RI. (2007). UU-11-1995-UU-39-2007-Cukai-Satu-Naskah.
Zahro Fatmawati. (2020). Analisis Perbandingan Jumlah Penerima CHT dalam Perspektif Islam dan Realitas Sebelum dan Saat Pandemi. Penelitian Hukum Ekonomi Islam, 5(2).
Published
01-04-2025
Issue
Vol. 3 No. 1 2025: Indonesian Journal of Sharia Economics, Business, and Halal Studies
Pages
23-32
License
Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Sharia Economics, Business, and Halal Studies
How to Cite
Aghnini, H., Adenan, M., & Cholifah, U. (2025). Pengaruh Peningkatan Tarif Pajak Konsumen terhadap Perilaku Konsumen Muslim di Kabupaten Jember. IJABAH, 3(1), 23-32.