Aisyah Nurhayati
Universitas Jember
Anita Trisiana
Universitas Jember
M. Faruq Hanafi
Universitas Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jipsd.v13i2.60018
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Model Experiment Based Learning (EBL), faktor pendukung dan penghambat, serta keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN 2 Senting Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas IV, dan 11 peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan 4 tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Experiment Based Learning dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu eksplorasi fenomena, perancangan percobaan, pelaksanaan eksperimen, analisis hasil, serta komunikasi dan refleksi. Penerapan model didukung oleh antusiasme peserta didik, peran guru sebagai fasilitator, dan pemanfaatan alat serta bahan sederhana, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan peserta didik, dan keterbatasan sarana. Penerapan Model Experiment Based Learning memberikan dampak positif terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang ditunjukkan melalui meningkatnya kemampuan mengemukakan ide, menemukan alternatif solusi, menjelaskan hasil pengamatan, dan mengaitkan konsep IPAS dengan kehidupan sehari-hari.
Keywords: Experiment Based Learning, Keterampilan berpikir kreatif, IPAS, Sekolah dasar
ABSTRCT
This research aims to describe the implementation of the Experiment Based Learning (EBL) Model, its supporting and inhibiting factors, and the creative thinking skills of fourth-grade students in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject at SDN 2 Senting in the 2025/2026 Academic Year. The research employed a qualitative approach with a descriptive type. The research subjects consisted of the school principal, the fourth-grade teacher, and 11 students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity testing conducted through source and technique triangulation. The results showed that the implementation of the Experiment Based Learning Model was carried out through five stages: phenomenon exploration, experiment design, experiment implementation, result analysis, and communication and reflection. The implementation of the model was supported by students' enthusiasm, the teacher's role as facilitator, and the use of simple tools and materials, while the obstacles included time constraints, differences in students' abilities, and limited facilities. The implementation of the Experiment Based Learning Model had a positive impact on students' creative thinking skills, as shown by improvements in their ability to generate ideas, find alternative solutions, explain observation results, and connect IPAS concepts to daily life.
Keywords: Experiment-Based Learning, Creative thinking skills, IPAS, Elementary school.
REFERENCES
Aprilia, S. 2015. Penerapan Pembelajaran Experiential Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Premiere Educandum. Volume 5 Nomor 1:20–33.
Agus Tugiyanto, Anita Trisiana, S. S. (2023). Meningkatkan Prestasi Belajar Ppkn Kompetensi Dasar Hak Dan Kewajiban Terhadap Lingkungan Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IV SDIT Mutiara Hati Ngargoyoso Tahun Pelajaran 2021/2022. 1. https://doi.org/https://doi.org/10.33061/jgz.v12i1.8829
Beghetto, R. A. (2016). Pembelajaran kreatif dalam pendidikan sains. Journal of Creative Behavior, 50(1). https://doi.org/10.1002/jocb.66
Diyanto, A. N., Trisiana, A., Hanafi, M. F., & Riyadi, U. S. (2026). AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies Peran Kompetensi Kepribadian Guru Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Untuk Penanaman Karakter Religius Pada Kelas VI B Di SD Negeri Mojosongo III Surakarta Tahun Pelajaran 2025 / 2026. 9(2), 2248–2257. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v9i2.3377. AL-AFKAR
Hariri, C, A dan Yayuk, E. 2017. Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Cahaya dan Sifat-Sifatnya Siswa Kelas 5 SD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Vol. 8 No. 1: 1-15.
Handini, O., & Mustofa, M. (2022). Application of TPACK in 21st century learning. International Journal of Community Service Learning, 6(4), 530–537. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i4.5462.
Handayani, S. (2022). Implementasi experiment based learning dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas peserta didik. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 7(2), 210–220.
Iskandar, S., Rosmana, P. S., Agnia, A., Safitri, R., & Gustavisiana, T. S. (2024). Implementasi Pembelajaran Terpadu dalam Peningkatan Berpikir Kreatif Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 24850–24857.
Jumanto, J., Sa’ud, U. S., & Sopandi, W. (2024). Development of IPAS teaching materials with RADEC model to enhance creative thinking skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(3), 1000–1008. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i3.7010
Mawarni, F., Trisiana, A., & Widyaningrum, R. (2023). Analisis Pemahaman Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SD Negeri 1 Ampel. Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa), 3(2), 380–402. https://doi.org/10.46229/elia.v3i2.740
Miles, M. B., & Huberman, A. M. 2020. Analisis Data Kualitatif . dalam Sugiyono (Ed.), Metode Penelitian Kuantitatif, Kuantitatif, dan R&D, 133.
Oma, O. (2021). Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang pengaruh gaya dalam mengubah gerak suatu benda. Pedagogiana, 8(84), 101–107.
Rahayuningsih, S., Kartinah, K., & Nurhusain, M. (2023). Students’ Creative Thinking Stages in Inquiry-Based Learning: A Mixed-Methods Study of Elementary School Students in Indonesia. Acta Scientiae, 25(3), 238–272. DOI: 10.17648/acta.scientiae.7612.
Sari, D. P. (2021). Penerapan model experiment based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–154.
Suryana, S. I., Sopandi, W., Sujana, A., & Pramswari, L. P. (2021). Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Dalam Pembelajaran Ipa Menggunakan Model Pembelajaran Radec. Jurnal Penelitian Pendidikan Ipa, 7(Specialissue), 225–232.
Suryanti, S., dkk. (2021). Keterampilan berpikir kreatif dalam pembelajaran IPA sekolah dasar. Journal of Physics: Conference Series, 1918. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1918/4/042058
Sutrisno, S., & Jazuli, A. (2022). Pembelajaran Eksperimen terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(5), 523–532. DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6642.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif.
Trisiana, A., Sutikno, A., & Wicaksono, A. G. (2020). Digital Media-based Character Education Model As A Learning Innovation in the Midst of A Corona Pandemic. Webology, 17(2).
Trisiana, A. (2022). Project Citizen Modification Learning Model Based On Digital Citizenship For Character Education In The Digital Age As An Effort To Improve Social Competence. Seybold Report, volume: 17(6), 1085-1096.
Trisiana, A., Priyanto, A., & Sutoyo, S. (2024). Analysis of Developing Anti Corruption Education in Indonesia Through Media-Based Citizenship Education Learning Smart Mobile Civic. JurnalCakrawala Pendidikan, 43(1), 166-175.
Published
31-06-2026
Issue
Pages
76-83
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar